Waspada DBD saat Peralihan Musim, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat mewaspadai demam berdarah dengue (DBD) pada masa peralihan dari kemarau ke musim hujan.

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat mewaspadai demam berdarah dengue (DBD) pada masa peralihan dari kemarau ke musim hujan. Genangan air yang muncul setelah hujan pertama menjadi tempat ideal nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.
Gejala yang perlu diwaspadai
Gejala awal DBD antara lain demam tinggi mendadak selama 2 sampai 7 hari, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, serta muncul bintik merah di kulit.
- Demam tinggi yang turun pada hari ke-3 hingga ke-5 justru perlu diwaspadai sebagai fase kritis.
- Segera ke fasilitas kesehatan bila muncul muntah terus-menerus, nyeri perut hebat, atau mimisan.
Lakukan 3M Plus
Masyarakat diminta rutin melakukan gerakan 3M Plus: menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, dan mendaur ulang barang bekas, ditambah memakai losion antinyamuk dan memelihara ikan pemakan jentik.
Satu rumah satu jumantik
Program satu rumah satu juru pemantau jentik kembali digalakkan. Setiap keluarga diharapkan menunjuk satu anggota untuk memeriksa jentik di rumah setiap minggu.


Tulis komentar